Senin, 06 Januari 2014

Kita Lebih Hebat Dari Yang Kita Fikirkan


Beberapa waktu yang lalu dengan sengaja saya meminta salah seorang peserta didik saya untuk membeli 1 Pack Pensil, kemudian dia bertanya “ untuk apa pensil ini Kak Hady ?? “ saya pun menjawab “ untuk Dipatahkan, dipatahkan hanya dengan menggunakan jari telunjukmu “, serontak dia kaget dan berkata bahwa saya ini aneh, memang ada yang aneh dari saya atau kata – kata saya??, bagi saya menjadi suatu yang patut dimaklumi ketika dia berfikir bahwa saya aneh, gila dan nyeleneh.

Dia berfikir bahwa tindakan saya tidak masuk akal dan akan gagal, bahkan akan menimbulkan masalah kalau hal itu benar – benar dilakukan, “ KITA AKAN BUKTIKAN BAHWA KITA BISA “ hanya itu yang bisa saya ucapkan kala itu. Selintas teringat pada buku yang ditulis oleh Adi W Gunawan yang pernah saya baca 2008 lalu “ THE SECRET OF MINDSET “ bahwasanya kita adalah apa yang kita fikirkan, Allah itu maha dari segala galanya, Allah menciptakan kita lebih dari apa yang kita fikirkan, kita mempunyai kemampuan lebih dari apa yang kita fikirkan, hanya saja kita masih berfikir  ya seginilah kemampuan saya, ya inilah saya, apa boleh buat kemampuan saya hanya sebatas ini”  tanpa kita sadari semua itu terjadi karena kita terlalu nyaman dengan semua kelemahan kita tanpa kita berfikir ada hal lain yang luar biasa dalam diri kita.

Tepat pada malam 28 Desember 2013 saya kumpulkan seluruh peserta didik saya yang telah kelelahan karena berjalan kaki sejauh 25Km itu untuk membuktikan apa yang telah saya ucapkan pagi tadi, dengan satu relawan putri yang sangat kelelahan pada saat itu, satu batang pensil, akan saya buktikan bahwa salah satu dari mereka dapat mematahkan pensil itu dengan jari telunjuknya. Benar saja gagal dan rasa sakit yang dia dapatkan setelah berusaha memotong pensil dengan satu jari telunjuk itu, ada yang salah, ada hal yang belum dilakukan sebelum  memotong pensil itu dengan jari bukan tenaga dalam, bukan ilmu kebal tapi yakin, keyakinan bahwa kita adalah apa yang kita fikirkan keyakinan bahwa kekuatan kita lebih dari pada itu keyakinan untuk focus memotong batang pensil dengan satu jari dengan semua kemampuan terhebat kita. Ketika keduakalinya dilakukan dengan penuh keyakinan, batang pensil itupun patah bahkan dengan mudahnya dia memotong batang pensil dengan satu jarinya tanpa merasakan sakit. Yah… itulah sebenarnya kita, hebat, lebih dari apa yang kita fikirkan selama ini.  

Terkadang sebagai manusia berfikir seolah terkurung dalam kotak semu yang membatasi semua kelebihan kita. Lebih sering kita menelan mentah –mentah apapun vonis yang ditunjukkan orang – orang kepada kita tanpa berfikir benarkah kita selemah dan separah itu?? Bahkan lebih parahnya lagi kita lebih percaya dengan apa yang orang lain katakana dari pada mempercayai diri sendiri.

Tidakkah kita bertanya pada nurani bahwa kita bisa “melompat lebih tinggi dan lebih jauh” tidakkah kita ingin membebaskan diri agar kita bisa mencapai yang selama ini kita anggap diluar batas kemampuan kita??. Sebagai manusia, kita beruntung sekali dibekali Allah kemampuan untuk berjuang, tidak hanya menyerah begitu saja pada apa yang kita alami. Karena itu teruslah berusaha mencapai apapun yang ingin kita capai. Sakit memang, lelah memang, tapi bila kita sudah sampai dipuncak, semua pengorbanan itu pasti akan terbayar.

2 komentar:

Unknown mengatakan...

wah postingannya hebat gan,,tapi kok agak ada temen2 yg tau komen ya gan??
apa itu karana mereka berpikir tidak bisa dan tidak mau nyoba hal baru,,jadi ttep segitu aja pengalaman n kemampuan mereka??

Abdul Hadi mengatakan...

pada bingung mau koment dimana katanya om..
hehehe

Voice Clarity di Windows 11

Microsoft memperkenalkan fitur baru bernama Voice Clarity dalam perilisan Windows 11 Insider Build 26040. Awalnya, fitur ini eksklusif untuk...