Selasa, 25 Maret 2014

Mulutku Melantur

Mulutku melantur-lantur bebas, berbicara menurut  pendapatku sendiri, karena patuh pada aturan-aturan organisasi. Di sinilah aku kehilangan semangat intelektual, disinilah ketika aku mulai berfikir lebih jauh, menentukan pilihan hidupku sendiri “ menjadi diri sendiri atau menjadi seperti yang orang lain inginkan, pilihan yang sulit untuk dilakukan oleh sebagian orang, namun kembali lagi pada prinsip “ pelaut yang tangguh tidak terlahir dari lautan yang tenang” bukan saya ketika merasakan kesulitan untuk memilih, bagi saya adalah pilihan yang mudah, inilah hasil dari apa yang saya dapatkan selama ini karena gemblengan senior  saya, Prinsip Penegak darah Jawa Timur yang pantang untuk mundur, ya sama halnya dengan pilihan yang sekarang berada di kedua telapak tangan saya,  saya pun harus tetap maju tanpa harus menoleh kembali kebelakang karna ragu.

Karena manusia itu punya tujuan hidup masing –masing,apa yang ada didepan kita, kita juga tidak tau, apa yang akan terjadi esok kita juga tidak tau, yang bisa kita lakukan saat ini adalah berusaha lantas berdoa meminta Ridha pada Yang Maha Kuasa, sebenarnya “ Tidak pernah ada pilihan yang salah dalam hidup, yang ada hanyalah bagaimana cara kita untuk memaksimalkan pilihan hidup kita “ denagn cara kita sendiri,dengan belajar dari kehidupan kita, maupun sedikit referensi dari kehidupan orang disekitar kita.

Heran rasanya ketika orang – orang menghujat bahkan mengatakan hal yang tidak sesuai dengan realita, “ GARIS TANGAN KITA MASING - MASING BERBEDA” ketika kita lihat garis yang ada pada telapak tangan kita masing – masing akan berbeda satu dengan yang lain, Takdir dari tuhan bahwa kehidupan manusia didunia itu tidak ada yang sama persis, melihat kembali garis yang ada pada telapak tangan kita, sebagian besar garis tangan yang kita genggam adalah penanda bahwa hidup ada ditangan kita bukan pada orang lain, tapi tetap harus kita sadar ada garis yang tidak bisa kita genggam dalam satu genggaman, itulah takdir Tuhan yang tidak bisa kita sangkal, garis yang dimana kita sendiri tidak bisa menafsirkannya, garis dimana sudah diluar batas kemampuan kita. Sebagai manusia yang berfikir, bertuhan kita yakinkan, hidup, usaha adalah kita yang tentukan, tetapi Ketetapan Tuhan itu mutlak, Tetap berusaha dan tawakkal karena statuskita hanyalah seorang Hamba.

Tidak ada komentar:

Voice Clarity di Windows 11

Microsoft memperkenalkan fitur baru bernama Voice Clarity dalam perilisan Windows 11 Insider Build 26040. Awalnya, fitur ini eksklusif untuk...