Susah fokus ya?? Atau susah belajar?? Aatau malas kalau disuruh belajar?? Bagai
mana bisa mandiri kalau belajar saja harus disuru mulu sama orang tua,
disuruhpun kadang masih gak mau..
Ayo dong mandiri, semangat belajarnya, toh itu untuk diri kita sendiri bukan
untuk siapa – siapa, coba deh belajar dengan mandiri. Belajar mandiri bukan
berarti belajar sendiri. Seringkali orang menyalahartikan belajar mandiri
sebagai belajar sendiri. Kesalah pengertian tersebut terjadi karena pada
umumnya mereka yang kuliah di cenderung belajar sendiri tanpa tutoril atau
teman . Belajar mandiri berarti belajar secara berinisiatif, dengan ataupun
tanpa bantuan orang lain, dalam belajar.
Sebagai manusia yang mandiri, Anda tidak harus mengetahui semua hal. Anda
juga tidak diharapkan menjadi manusia jenius yang tidak membutuhkan bantuan
orang lain. Salah satu prinsip belajar mandiri adalah Anda mampu mengetahui
kapan Anda membutuhkan bantuan atau dukungan pihak lain. Pengertian tersebut
termasuk mengetahui kapan Anda perlu bertemu dengan orang lain atau kelompok
belajar.
Bantuan/dukungan dapat berupa kegiatan saling memotivasi untuk belajar,
misalnya, mengobrol dengan tetangga, teman dekat atau keabat, seringkali dapat
memotivasi diri kita untuk giat belajar. Bantuan/dukungan dapat juga berarti
kamus, buku literatur pendukung, kasus dari surat kabar, berita dari radio atau
televisi, perpustakaan, informasi tentang jadwal tutorial, dan hal lain yang
tidak berhubungan dengan orang.
Yang terpenting adalah Anda mampu mengidentifikasi sumber-sumber informasi.
Identifikasi sumber informasi ini dibutuhkan untuk memperlancar proses belajar
Anda pada saat Anda membutuhkan bantuan atau dukungan
Apa Saja
Yang Harus Diperhatikan Dalam Belajar Efektif?
Dalam
suasana belajar, ada beberapa hal yang perlu dilakukan, gak banyak kok, dan
gampang antara lain:
1. Ciptakan EMOSI POSITIF, emosi yang positif akan mempengaruhi
kinerja otak kita, buatlah suasana belajar sebahagia mungkin, dan menyenangkan
sehingga tercipta emosi atau mood posistif J
2. Jika diperlukan, carilah tempat terbaik dan susana
terbaik untuk belajar, tidak harus didalam ruangan, boleh ditaman, diteras
rumah pokoknya cari tempat dan suasana yang nyaman.
3. Ciptakan MINAT dengan bertanya : Apa manfaatnya bagi
aku? (tanyakan pada diri anda) : "Bagaimana aku dapat memanfaatkannya
dalam kehidupan sehari-hari?"
4. Temukan GAYA BELAJAR-mu. Apakah VISUAL ( kamu lebih
memahami pelajaran kalau dilengkapi dengan gambar dan sejenisnya ), AUDITORIAL
( dengan suara ) atau KINESTETIK?
5. Memperhatikan KEMAMPUAN dan WAKTU yang di butuhkan
dalam belajar, jadi jangan memaksakan diri untuk memforsir tenaga untuk
belajar, bisa jadi karena terlalu dipaksakan hasilnya tidak akan maksimal,
ibarat botol kalau daru lubangnya kita tuangkan air sekaligus, akan banyak air
yang terbuang, tumpah, luber. Tapi kalau kita memasukkannya perlahan, tidak
memaksakan, sedikit demi sedikit nanti botolnya juga akan terisi penuh air yang
kita tuangkan, tidak banyak air yang terbuang sia – sia.
6. Gunakan MUSIK LEMBUT yang dapat membantu konsentrasi
belajar jika memang itu dibutuhkan.
7. Buatlah PETA PIKIRAN atau mind mapping untuk membantu
mengingat dan memahami materi yang dipelajari, otak kita lebih mudah mengingat
informasi berupa gambar, bentuk-bentuk dan suara. Jadi Peta Pikiran (Mind Map)
ini sangat efektif.
Selamat Mencoba J

Tidak ada komentar:
Posting Komentar