Selasa, 08 Maret 2016

Belajar Yuk..!!!

Susah fokus ya?? Atau susah belajar?? Aatau malas kalau disuruh belajar?? Bagai mana bisa mandiri kalau belajar saja harus disuru mulu sama orang tua, disuruhpun kadang masih gak mau..

Ayo dong mandiri, semangat belajarnya, toh itu untuk diri kita sendiri bukan untuk siapa – siapa, coba deh belajar dengan mandiri. Belajar mandiri bukan berarti belajar sendiri. Seringkali orang menyalahartikan belajar mandiri sebagai belajar sendiri. Kesalah pengertian tersebut terjadi karena pada umumnya mereka yang kuliah di cenderung belajar sendiri tanpa tutoril atau teman . Belajar mandiri berarti belajar secara berinisiatif, dengan ataupun tanpa bantuan orang lain, dalam belajar.

Sebagai manusia yang mandiri, Anda tidak harus mengetahui semua hal. Anda juga tidak diharapkan menjadi manusia jenius yang tidak membutuhkan bantuan orang lain. Salah satu prinsip belajar mandiri adalah Anda mampu mengetahui kapan Anda membutuhkan bantuan atau dukungan pihak lain. Pengertian tersebut termasuk mengetahui kapan Anda perlu bertemu dengan orang lain atau kelompok belajar.

Bantuan/dukungan dapat berupa kegiatan saling memotivasi untuk belajar, misalnya, mengobrol dengan tetangga, teman dekat atau keabat, seringkali dapat memotivasi diri kita untuk giat belajar. Bantuan/dukungan dapat juga berarti kamus, buku literatur pendukung, kasus dari surat kabar, berita dari radio atau televisi, perpustakaan, informasi tentang jadwal tutorial, dan hal lain yang tidak berhubungan dengan orang.

Yang terpenting adalah Anda mampu mengidentifikasi sumber-sumber informasi. Identifikasi sumber informasi ini dibutuhkan untuk memperlancar proses belajar Anda pada saat Anda membutuhkan bantuan atau dukungan

Apa Saja Yang Harus Diperhatikan Dalam Belajar Efektif?
Dalam suasana belajar, ada beberapa hal yang perlu dilakukan, gak banyak kok, dan gampang antara lain:
1.      Ciptakan EMOSI POSITIF, emosi yang positif akan mempengaruhi kinerja otak kita, buatlah suasana belajar sebahagia mungkin, dan menyenangkan sehingga tercipta emosi atau mood posistif J
2.      Jika diperlukan, carilah tempat terbaik dan susana terbaik untuk belajar, tidak harus didalam ruangan, boleh ditaman, diteras rumah pokoknya cari tempat dan suasana yang nyaman.
3.      Ciptakan MINAT dengan bertanya : Apa manfaatnya bagi aku? (tanyakan pada diri anda) : "Bagaimana aku dapat memanfaatkannya dalam kehidupan sehari-hari?"
4.      Temukan GAYA BELAJAR-mu. Apakah VISUAL ( kamu lebih memahami pelajaran kalau dilengkapi dengan gambar dan sejenisnya ), AUDITORIAL ( dengan suara ) atau KINESTETIK?
5.      Memperhatikan KEMAMPUAN dan WAKTU yang di butuhkan dalam belajar, jadi jangan memaksakan diri untuk memforsir tenaga untuk belajar, bisa jadi karena terlalu dipaksakan hasilnya tidak akan maksimal, ibarat botol kalau daru lubangnya kita tuangkan air sekaligus, akan banyak air yang terbuang, tumpah, luber. Tapi kalau kita memasukkannya perlahan, tidak memaksakan, sedikit demi sedikit nanti botolnya juga akan terisi penuh air yang kita tuangkan, tidak banyak air yang terbuang sia – sia.
6.      Gunakan MUSIK LEMBUT yang dapat membantu konsentrasi belajar jika memang itu dibutuhkan.
7.      Buatlah PETA PIKIRAN atau mind mapping untuk membantu mengingat dan memahami materi yang dipelajari, otak kita lebih mudah mengingat informasi berupa gambar, bentuk-bentuk dan suara. Jadi Peta Pikiran (Mind Map) ini sangat efektif.

Selamat Mencoba J

Tidak ada komentar:

Voice Clarity di Windows 11

Microsoft memperkenalkan fitur baru bernama Voice Clarity dalam perilisan Windows 11 Insider Build 26040. Awalnya, fitur ini eksklusif untuk...