“ Sengaja saya posting untuk
memperingati Hari Pendidikan Nasional yang jatuh pada 2 Mei 2014, meskipun
awalnya saya enggan dan saya pikir tulisan ini cukup menjadi asumsi pribadi,
setelah di fikir – fikir ternyata tidak ada salahnya meskipun menyinggung
beberapa Ras, ya lantas bagai mana lagi untuk mengungkapkan aspirasi yang temanya pendidikan ini, mau ber demo saya tidak punya massa seperti
kawan – kawan saya hari ini yang katanya sedang mengadakan aksi
solidaritas untuk memperingati Hari Pendidikan Nasional ini, salah satu cara
yang efektif ya Melacur ( melakukan curhat ) di media ini”
Jarkoni
kosa kata yang pas buat para pendidik yang belum terdidik, title Sarjana
mungkin belum bisa membuat mereka
menjadi orang yang ter didik, contoh gamblangnya saja di bumi tempat
saya berpijak sekarang, tepatnya di Timika. Pengalaman pribadi ini serontak
membuat saya terkejut ketika salah seorang Kepala Sekolah Dasar Negeri pulang ke kediamannya dalam keadaan mabuk dan
itu bukan hanya sekali – duakali, bahkan hampir setiap minggu, memang lumrah
bahkan menjadi tradisi ( mungkin ) minum
dan mabuk untuk orang papua pada umumnya.
Lantas
bagaimana dengan jajaran dewan guru bahkan murid –murid mereka ketika seorang
pendidikpun mulai tidak sehat lagi?? Jadi jangan heran kalau Intelektual Sumberdaya
manusia di wilayah yang kaya akan emas ini sangat jauh dibandingkan dengan
intelektual Sumber daya manusia di pulau Jawa, jadi jangan heran kalau
seringnya terjadi insiden “ pemuda lempar batu kepada setiap pengendara di
jalan raya, siswa saling pukul sesama teman karena mabuk, guru dipukuli murid
dan lain lain“ Pepatah lama mengatakan “ Guru kencing berdiri, murid kencing berlari “ namun
sekarang sudah berbeda rasanya “ Guru kencing berdiri, Lalu oleh muridnya
dikencingi “ nah loh, senjata makan tuan J.
Diluar
itu pula, legalnya peredaran miras diwilayah ini juga menjadi salah satu pemicu
insiden –insiden yang seharusnya tidak terjadi di salah satu daerah yang
memiliki budaya ketimuran ini. Meskipun demikian toh juga tidak semuanya orang
papua suka minum – minuman keras lalu mabuk, masih banyak pendidik asli orang
papua yang sadar dan peduli akan pentingnya mendidik dan menjadi teladan bagi
peserta didik, contohnya saja sekolah negeri maupun swasta yang benar – benar dikelola
dengan mengutamakan moral serta tenaga pendidik yang mumpuni sebagai teladan
juga banyak.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar