"Aku lebih memilih mati secara berarti daripada hidup tanpa arti."
Ada sekelompok manusia yang memadatkan usianya dengan beragam karya. Namun ada pula yang merasa cukup hidup dengan aktivitas yang apa adanya. Tak penting mereka siapa. Yang penting, kita termasuk yang mana?
Ada yang mengisi hari dengan beragam kontribusi. Namun ada pula sekelompok manusia yang hidupnya hanya memperjuangkan kesenangan dan kebahagiaan diri sendiri. Tak penting mereka siapa. Yang penting, kita termasuk yang mana?
Ada yang memilih mengabdikan hidup jadi pahlawan, namun ada pula yang hanya puas jadi petepuk tangan.Tak penting mereka siapa. Yang penting, kita termasuk yang mana?
Ada yang memilih hidup dengan aktif jadi pemain, namun ada pula yang cukup puas di tepi lapangan kehidupan untuk jadi penonton. Tak penting mereka siapa. Yang penting, kita termasuk yang mana?
Ada yang gagah memilih hidup dengan berdiri tegak menentang ombak. Namun ada pula manusia yang lebih suka memilih hidup mengalir laksana air, slow kayak di pulau, santai kayak di pantai. Tak penting mereka siapa. Yang penting, kita termasuk yang mana?
Ada yang hidup menghemat umur dengan berbagai aktivitas produktif. Namun ada pula yang hidupnya terkukung dengan sikap pesimis. Tak penting mereka siapa. Yang penting, kita termasuk yang mana?
Ada yang ketika lahirnya, semua orang disekitarnya tersenyum manis, dan ketika tiada semua orang sesenggukan tak bisa menahan tangis. Namun ada pula orang yang ketika ia lahir semua orang disekitarnya tersenyum manis, dan ketika ia tiada senyum orang disekitarnya ternyata semakin manis. Tak penting mereka siapa. Yang penting, kita termasuk yang mana?
Ada orang yang tak rela waktunya tersita oleh beragam aktivitas biasa. Tapi ada pula manusia yang usianya tersita oleh aktivitas yang penuh dosa. Tak penting mereka siapa. Yang penting, kita termasuk yang mana?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar